Pages

Lumus Loe Teknologi Kacamata Video

Sebuah kacamata model baru sedang dikembangkan yang bisa digunakan untuk melihat video, permainan 3D, membaca email, bahkan perangkat GPS tanpa memalingkan mata. Teknologi ini masih dalam pengembangan.

Isu utama yang terkait perangkat bergerak seperti ponsel, PDA dan konsol game portabel adalah ukuran layar. Di satu sisi, layar besar memang cocok untuk menonton film, memainkan game dan bahkan membaca email. Namun di sisi lain, layar besar tentunya bukanlah hal yang Anda ingin selalu bawa.

Teknologi baru menjanjikan sesuatu yang cenderung lebih kecil namun futuristik. Contohnya adalah Mikrolaser proyektor, yang dibuat 'Explay nanoproject' yang akan segera dipasarkan dalam beberapa bulan ini. Kemudian ada layar dapat digulung juga telah diperkenalkan pada teknologi OLED. Meskipun prototipenya telah didemonstrasikan namun masih membutuhkan waktu beberapa tahun lagi untuk mengadopsinya menjadi sesuatu yang dapat dilepas ke pasar.

Teknologi lainnya yang dapat menjawan dilema ukuran tersebut adalah HMD (head-mounted display). Salah satunya adalah 'Lumus'. Lumus dibuat oleh Dr. Yaakov Amitai, seorang pilot tempur Israel dan juga seorang ahli fisika yang telah mengembangkan holographic HMD untuk keperluan militer. Pada tahun 2000 ia menemukan ide untuk membuat tipe baru dari microdiplay (tampilan mikro) dan setelah mematenkannya ia membuat perusahaan sendiri untuk mempromosikan ide tersebut.

Menurut Lumus, pasar terbesar untuk teknologi ini adalah TV ponsel, terutama untuk membuat tampilan layar ponsel menjadi semakin kecil. Game merupakan pasar potensial lainnya, terutama kemungkinan mengimplementasikan tampilan 3 dimensi pada kacanya dengan mengirimkan gambar yang sedikit berbeda pada setiap mata. Lumus dan teknologinya juga mendapat tempat pada tampilan virtual (virtual reality), sehingga informasi yang disampaikan atau yang terdapat pada layar benar-benar seperti hidup berkat kemampuan memperbesar tampilan nyata (augmented reality). Kemampuan tersebut cukup popular terutama diantara para profesional seperti dokter dan mekanik. Penerapan potensi lainnya termasuk untuk keperluan GPS luar ruangan atau dalam ruangan dan keperluan militer.

7 tahun kemudian barulah tim TFOT mendatangi kantor Lumus di Rehovot di Israel, dekat dengan Weizmann Institute of Science. Setelah melalui proses yang panjang dan rumit akhirnya mereka sepakat akan memasarkan produk tersebut dalam beberapa bulan ke depan.

Ada 2 prototipe yang sudah dibuat, pertama perangkat LCD (based binocular), yang terbaru layar berdasarkan LCoS (liquid crystal on silicon) display. Meskipun perangkat yang didasarkan pada LcoS lebih memiliki warna yang hidup, namun terlihat kurang menarik dibandingkan lainnya. Akhirnya, perangkat LCD binocular tampak lebih alami. Lebih ringan dan seperti kacamata konvensional plus kabel. Beratnya tidak lebih dari 50 grams (1.7 ounces). Versi komersialnya akan termasuk 'earpieces' menyerupai Oakley Thump.

Lumus mengklaim produknya sudah bekerjasama dengan pabrikan OEMs dan professional untuk mengkombinasikan teknologinya dengan disain yang lebih gaya. Untuk harga, mungkin akan berkisar $300 hingga $500.

Teknologi Lumus LOE
Untuk melihat alam sekitar, struktur lensanya tetap mempertahankan pandangan yang luas, Lumus telah mengembangkan teknologi unik yang disebut Light-guide Optical Element (LOE). Kacamata video Lumus akan terhubung ke (dengan kabel atau nirkabel) sumber media seperti ponsel, video iPod atau laptop yang menghantarkan gambar video ke mikro proyektor yang telah ditanamkan pada kacamata tersebut.

Proyektor mini dapat saja menggunakan LCD, LCoS, OLED, atau jenis lain dari teknologi tampilan mikro. Dari proyektor, gambar akan dikirim melalui lensa dengan cara Total Internal Reflection' (TIR).

Konsep optikal terbaru ini benar-benar simpel untuk dipahami dan telah digunakan selama beberapa tahun di dunia telekomunikasi (fiber optic), memotong intan, dan memproduksi sensor dengan beberapa tipe yang berbeda. (seperti sensor hujan pada mobil).

Setiap kali cahaya melewati batas antara 2 material, beberapa cahaya direfraksikan melewati batas dan beberapa memantul. TIR merupakan perwujudan optikal yang terjadi ketika cahaya menyambar sebuah batas medium pada sudut tertinggi.

Unknown

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.